Bagi yang mempunyai hobi menulis, ngeblog atau mempunyai sebuah blog atau ‘rumah’ di dunia maya, merupakan kebutuhan dari sebuah gaya hidup digital. Sebuah tempat untuk merangkum dokumentasi apa yang sempat disukai, apa yang sempat ‘dibaca’, tempat yang dikunjungi, dan lain sebagainya yang dituliskan dari sudut pandang personal.

Namanya rumah maya, tentunya ada ikatan dengan pemiliknya. Walau terkadang tidak selalu dirawat, tapi tetap ada rasa sayang untuk meniadakannya.

Admin blog ini per Oktober 2020 lalu dengan ragu-ragu melepas domain berbayar dot me yang sudah menemaninya menulis dari 25 Oktober 2014.

Akan tetapi, namanya manusia yang penuh dengan rasa bimbang dan hatinya selalu dibolak balik oleh pemilik lewat pikiran, udah dilepas dengan seyakin-yakinnya, tapi begitu tersadar kalau ada yang langsung menggunakan domainnya, rasanya gimanaa gitu. Rada-rada nyesel yang sempat bikin sesak dada. Hadeh.

Makanya, per tanggal 20 Maret 2021 saya kembali membeli domain berbayar untuk blog ini, yaitu dengan domain dot id. Kemudian, per tanggal 28 Mei 2021 saya membeli ‘paket’ di WordPress agar domain yang sudah dibeli tersebut dapat digunakan sebagai alamat blog. Maka pada hari itu, blog ini pun resmi menyandang nama dizaz.id . Yeay!

blog dizaz domain baru
logo lama yang belum diperbaharui 😳

Apakah Berganti Nama Domain Berbayar itu Mudah?

Mengganti nama domain sih mudah aja kalau belinya di WordPress, asalkan ada uangnya dan menggunakan metode pembayaran yang sesuai.

Masalah apa yang ditimbulkan kalau ganti domain?

  • Alamat Blog jadi Baru tapi Rasa Lama

Domain itu merupakan bentuk sederhana dari alamat IP (Internet Protocol) yang gunanya untuk mengidentifikasi sebuah web atau blog. Domain merupakan alamat yang dituju pengunjung ke sebuah blog atau ‘rumah’ di dunia maya.

Nah, domain berbayar itu sudah digunakan sebagai alamat utama, pengganti nama blog gratisan yang kepanjangan dan bernama dizazdotme.wordpress.com selama ini. Nama blog sudah dikenal oleh pengunjung dan mesin pencari.

Nama atau alamat blog yang sudah familiar itu mendadak harus diganti lagi. Akibatnya, nama baru tapi rasa lama itu harus diperkenalkan lagi. Kawans yang kurang ngeh dengan teknis ngeblog, tentunya sempat agak merasa bingung.

  • Blog jadi banyak Broken Link

Bayangkan apa yang terjadi jika domain berbayar itu berubah atau berganti pemilik, semua lalu lintas pengunjung, ataupun jejak kunjungan yang sudah dilakukan sebelumnya oleh blog dengan menggunakan domain berbayar tersebut, semuanya berstatus broken link. Tautan lamannya tidak dikenal.

Atau jika domain yang dilepas itu sudah ada pemilik barunya, maka hasil pencarian akan berujung pada alamat baru tersebut, akibatnya pengunjung pasti kecewa, karena apa yang ingin dituju dari link yang diklik tidak seperti yang diharapkan.

Bahkan, komentar saya saat membalas komen yang masuk sebelumnya, statusnya juga menjadi broken link, hiks.

Broken link merupakan sebuah tautan pada halaman blog yang mengarah pada halaman yang tidak ada di mesin pencari. Mesin pencari seperti Google aja bakal gondok dengan broken link ini, apalagi yang pengunjung yang sedang berselancar. Tidak menemukan apa yang dicarinya.

Saya sebagai admin blog meminta ma’af pada Kawans Dizaz atas semua ketidaknyamanan yang sempat terjadi itu. Do’akan nama blognya ga ganti lagi ye. Capek mbenerinnya 😳 .

  • Harus ‘Bersih-Bersih’ Blog dan Medsos

Saya membersihkan tautan (link) yang rusak di dalam blog ini memerlukan waktu berbulan, karena harus dikerjakan atau diperbaiki satu per satu secara manual. Pegel mata, ya pegel tangan, apalagi hati, wkwk.

Belum lagi yang tertaut ke media sosial, tidak semuanya bisa dibersihkan, alias dihilangkan jejak link yang statusnya jadi ‘salah alamat’ tersebut, hiks. Jadikan itu sebuah pelajaran untuk ke depannya.

Pesan Moralnya:

Untuk Kawans yang suka menulis dan mempunyai sebuah blog dengan domain berbayar, walau sekarang hiatus dari dunia blog, akan tetapi, selagi masih ada keinginan suatu saat akan kembali menulis lagi, sebisa mungkin domain blognya dipertahankan.

Lebih baik melanjutkan langkah yang sudah dimulai walau sempat terhenti, daripada harus memulai kembali semuanya dari nol.

Semangat Ngeblog!