Kawans, mulai tanggal 1 Juni 2016 stasiun televisi SCTV akan menayangkan salah satu serial Turki terbaru yang berjudul Kosem atau judul aslinya Muhtesem Yüzyil: Kösem atau Abad Kejayaan 2: Kosem (Inggris: The Magnificent Century: Kösem), yang season 1 nya sebanyak 27 episode dengan durasi tayang 125 – 150 menit diperkirakan berakhir pada 16 Juni 2016.

Serial Turki yang di negaranya sendiri merupakan serial baru, bisa jadi pilihan tontonan pemirsa televisi di Indonesia.

Wajah-Wajah Familiar Artis Turki Yang Ikut Main

Saya sendiri, sebelum serial Fatmagul di tayangkan di Indonesia, di stasiun ANTV, saat mencari-mencari informasi pemainnya, khususnya biodata artis Turki Beren Saat, justru menonton beberapa episode dari serial Muhtesem Yüzyil: Kösem ini di you tube 😀 .

Alasannya, gegara saya penasaran sama akting aktris Beren Saat yang meraih Turki 8x10px.png90,000 simbol lira per episode. Itu merupakan sebuah rekor untuk seorang artis dalam sejarah pertelevisian Turki.

Kosem Sultan Ahmed

Selain itu, juga banyak rumor yang beredar bahwa adegan ciuman hot Beren Saat sebagai pemeran Kosem dengan lawan mainnya Ekin Koç yang berperan sebagai Sultan Ahmet, membuat rumah tangga Beren Saat di terpa gosip miring. Sang suami, Kenan Dogulu, sangat cemburu. Itu tanda cinta yaa 😉

Baca juga, Mengulik Biodata Beren Saat, Pemeran Fatmagul – Aktris Turki Penerima Simbol Lira Per Episode, Rekor Dalam Sejarah Turki.

Bagi kawans yang sering mengikuti serial televisi Turki yang sudah tayang, juga akan melihat lagi akting artis, Esra Dermancioglu, si pemeran Mukaddes di serial Fatmagul. Dalam serial Kosem ini ia berperan sebagai Cennet Hattun, asisten/pelayan Kösem Sultan yang juga bertugas sebagai kepala harem.

Akting dari wajah familiar lainnya yaitu artis, Öykü Karayel, artis yang juga pernah main dalam serial Kara Para Ask (Cinta Elif), yang memerankan karakter Ipek, mantan pacarnya inspektur Omer Demir. Di serial Kosem, ia memerankan karakter Dilruba Sultan, Adik perempuan dari Ahmed I, putri Mehmed III dan Halime Sultan, istri Kara Davud Pasa.

Serial Kosem Adalah Serial Televisi Genre Drama Sejarah

Muhtesem Yuzyil Kosem, merupakan drama sejarah yang ditulis oleh Yilmaz Sahin, Nüket Biçakçi dan Sevgi Yilmaz. Hasil rumah produksi Tims Productions dan tayang perdana di Star TV pada 12 November 2015.

Sebagian cuplikan dari serial ini sempat ditayangkan di Cannes, Prancis, di Festival Televisi Internasional Tahunan MIPCOM, sekitar sebualn sebelum tayang perdananya.

Episode-episode awalnya mengambil lokasi shooting di Chios, Yunani. Sedangkan adegan Ottoman Sultan Ahmed I, shooting di Istanbul, dibuat khusus di kota Hadimkoy. 20 aktor utama terlibat, lebih dari 100 kru dan 150 figuran.

Jalan Cerita Secara Umum Serial Kosem

Menceritakan perjalanan seorang gadis Yunani, Kosem (Anastasia/Nasia) yang masih berusia 13 tahun. Anastasia hidup bahagia dengan keluarganya di Tinos.

Ia dilukis bersama seekor domba, lukisannya di kirim ke Topkapi Palace, di lihat oleh Ahmed, Sultan muda Ottoman yang baru saja naik tahta. Karena Ahmed begitu terkesan, Safiye Sultan, neneknya, memerintahkan pasukan untuk menjemput gadis itu.

Awal-awal ia selalu ingin melarikan diri dari istana, ingin kembali ke rumahnya. Ia menunjukkan sikap memberontak, keras kepala dan ke kanak-kanakan. Karena sifat yang seperti itu, ia jadi banyak mengalami kesulitan. Ia bersumpah akan kembali ke rumahnya.

Anastasia menemukan dirinya di ibukota Payitaht, harem Sultan Ahmed I. Ahmed sering menemuinya. Nasia yang belum pernah mengalami jatuh cinta, menolak cinta dan perhatian Ahmed. Tapi, perlahan, perhatiaan Ahmed mulai memekarkan benih cinta di hatinya.

Bahkan karena cintanya terhadap Ahmed, ia berubah pikiran, menyadari bahwa mereka berdua sudah ditakdirkan untuk bersama. Nasia bahkan rela mempertaruhkan hidupnya untuk lelaki yang di cintainya itu. Tujuan hidupnya adalah Ahmed dan melestarikan dinasti. Ia jadi sosok yang kuat dan tak mudah ditaklukkan oleh perebut kekuasaan dalam istana. Ia menjadi muallaf dan memakai nama Kosem.

Tantangan dalam kerajaan muncul saat musim dingin di tahun 1617. Banyak yang hanya menginginkan kematian Sultan Ahmed Khan. Tapi yang naik tahta setelah kematian, Sultan Mustafa. Itu tak berlangsung lama, naik Sultan Osman.

Kosem Serial Baru Turki

Pemberontakan terus dilakukan, demi kepentingan anaknya. Saat anaknya Sultan Ibrahim Murad naik tahta, Kosem Sultan dianggap sebagai racun. Ibunya Sultan Ibrahim mengirim Kosem Sultan ke istana tua. Kosem Sultan berada dalam situasi berbahaya, kehilangan kekuasaan.

Menyadari hal itu, terjadi pemberontakan menurunkan tahta dari anak Kosem Sultan. Ini menjadi penyesalan panjang. Masalah lain muncul, cucu dari Mehmed Sultan juga merebut tahta. Tapi saat itu ia tidak lagi menjadi Sultana, gelar itu dipegang oleh Turhan Hatice Sultan.

Kosem Sultan tidak menerima Turhan Sultan. Mulailah persaingan sengit, yang akhirnya dimenangkan oleh Turhan Sultan.

Mehmed Kosem Sultan ingin merebut tahta dari saudaranya Pangeran Solomon. Tapi rencana itu digagalkan oleh orang Turhan Sultan.

Kosem tidak hanya ibu dari sebagian besar anak dari Ahmed. Ia juga menjadi Sultana paling kuat dalam sejarah Ottoman.

Para Pemeran dan Karakter Yang Dimainkan

Beren Saat: sebagai Kösem Sultan & Anastasia Tsilimpiou (Young Kosem)
Gadis bebas dan pemberani. Berasal dari pulau Kefalonia Yunani. Punya pendidikan. Kehidupan bahagia bersama keluarganya terusik saat ia diculik di Istanbul. Ia begitu marah saat dipaksa menjadi harem di istana Sultan Ahmed I. Ia selalu ingin kembali ke rumah dan keluarganya. Tapi, kemudian ia berusaha menerima keadaannya yang baru, mulai menerima perhatian dan cinta Ahmed. Ikatan cinta mereka begitu kuat. Ia terus belajar banyak tentang budaya baru tempat sekarang ia berada. Perjalanannya menghantarkannya menjadi salah satu wanita paling berpengaruh di dinasti Ottoman.

Hülya Avsar: Safiye Sultan
Nenek Sultan Ahmed, ibu dari Sultan Mehmed III. Berasal dari Venesia, keluarga kaya dan sangat cerdas serta berpandangan jauh. Sikapnya mewakili wanita bangsawan yang memang kaya dari lahir. Ucapannnya halus tapi bisa menusuk bagi apa yang sedang di nilainya. Ia bisa membaca kepribadian seseorang dari tatapan mata. Ia sangat sulit untuk di tipu. Pendendam, dan tak kenal ampun, arogan berkelas. Ahli negosiator. Berteman dengan Ratu Elizabeth Inggris, saling berkirim surat dan hadiah. Salah satu hadiahnya adalah kucing kesayangannya.

Ekin Koç : Sultan Ahmed I
Anak dari Sultan Mehmed III dan Handan. Anak yang dipaksa naik tahta Sultan Ottoman. Sangat muda dan belum berpengalaman. Awal pemerintahannya adalah awal yang berat. Ia hanya bisa berlindung dan percaya pada Tuhan. Ia sempat ragu saat harus memberikan hukuman pada percobaan pembunuhan saudaranya Pangeran Mustafa. Tegas, hukuman maksimal atau memaafkan. Ia sosok yang terbuka akan informasi baru. Ia punya koleksi buku baru yang selalu bertambah di perpuastakaannya. Ia memiliki taman rahasi di istanya yang tak banyak di ketahui. Taman ini merupakan tempatnya menemukan kedamaian. Ia juga punya kekasih yang penuh gairah, yang sudah ia cintai saat melihat lukisannya.

Boran Kuzum: Mustafa I
Putra dari Sultan Mehmed III dan Halime Sultan. Pangeran pertama yang ingin menguasai. Pemberontakan, selir, menjadi percakapan siapapun. Ia digambarkan brutal dan pemimpi. Ingin di puncak kekuasaan, disaat bersamaan memiliki kehidupan yang parah. Meski begitu, ia punya pendidikan yang baik, sosok yang menggambarkan imajinasi pangeran Ottoman yang kaya.

Tülin Özen: Valide Handan Sultan
Ibu Ahmed. Keturunan Bosnia, wanita indah yang sederhana tapi elegan. Terdaftar di Harem ‘Benli Hasseki’. Ibu yang selalu bersama anaknya di tahta. Ia masih melihat Ahmed sebagai seorang anak kecil, sering mengkhawatirkan kesehatan anaknya. Ini membuatnya jadi sangat protektif yang berlebihan. Dia tidak mempercayai orang sekitarnya, kecuali Darwis. Ia kadang juga sangat emosional dan sensitif.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk membaca kelanjutannya :