Kawans yang sudah mengikuti Uttaran tentunya sudah tau kalo Yuvraj dikeluarkan dari penjara dengan jaminan oleh Tej. Veer sangat menentang hal tersebut. Tapi kasus hukum terhadap Yuvraj terus berjalan, Gunwanti berusaha berbagai cara agar Yuvraj bisa lolos dari jerat hukum, salah duanya dengan mengancam Mukhta.

Mukhta yang sudah menyadai kebaikan Ichcha mulai memahami kemelut yang dihadapi wanita itu dalam keluarganya. Ia berusaha mengembalikan hak Ichcha sebagai istri Veer dan menantu di keluarga Bundela.

Uttaran Colors TV

Nani tidak senang dengan perubahan sikap Mukhta yang telah memihak Ichcha dan Damini. Nani pun mendekati Meethi yang masih saja keras kepala tidak mau mendengarkan penjelasan siapapun agar bisa memahami Ichcha. Ia tetap kokoh harus mengetahui siapa ayah kandungnya, sementara keluarga yang tidak punya pilihan, karena Veer masih belum ingat Ichcha dan hak Ichcha yang masih belum diakui Gunwanti, memilih belum menceritakan yang sebenarnya.

Baca juga ulasan sebelumnya, Uttaran: Episode Ichcha Meraih Cinta Anak-Anaknya – Yuvraj Mengetahui Ichcha Ibu Kandungnya.

Mukhta berusaha memberitau Veer tentang keberadaan Ichcha, tapi dilarang oleh Kanha. Dengan posisi Veer yang masih kehilangan sebahagiaan ingatannya, justru akan mempersulit posisi Ichcha. Mukhta pun menurut apa yang dikatakan kakaknya.

Yuvraj jadi sangat memuja Tej dan Gunwanti serta membenci yang lainnya, termasuk Veer, Umed, yang dianggapnya tak ada yang peduli dengannya.

Sementara Tej yang masih mencari calon pengantin wanita muda untuk dinikahinya sebagai syarat untuk mendapatkan hak warisan penuh yang ditinggalkan Baldev, bertemu dengan Mukhta di jalan. Ia jatuh cinta pada Mukhta pada pandangan pertama dan menganggap Mukhta sebagai ‘dream girls/gadis impian’.

Gunwanti yang khawatir dengan kondisi mental Yuvraj, meminta Yuvraj menjauhi Tej karena Tej bisa membawa pengaruh buruk padanya. Dan Yuvraj juga diisi pikirannya dengan kebencian pada Ichcha serta diminta untuk tidak memberitau Veer bahwa teacherji adalah Ichcha. Karena bila itu dilakukan Yuvraj, maka itu artinya kiamat bagi Yuvraj sendiri karena sudah dapat dipastikan bahwa Veer akan membawa Ichcha ke rumah Bundela. Yuvraj pun tidak bisa membayangkan hari-harinya akan hidup bersama Ichcha, baginya cukup bertemu sekali dan itu sudah cukup. Ia pun bersumpah pada Gunwanti.

Kanha juga merasa bersalah dengan memburuknya hubungan Ichcha-Yuvraj. Jika Ichcha tak menyelamatkannya waktu itu, semua hal ini tidak akan terjadi. Surbhi mengingatkan Kanha bahwa ia sudah berbuat banyak untuk Ichcha, termasuk menjual rumah keluarga milik Kanha demi menyelamatkan keluarga Thakur yang sangat disayangi Ichcha. Kanha merasa itu belum seberapa dengan kebaikan dan kehidupan yang diberikan Ichcha, ia harus bisa menyadarkan Meethi.

Sementara ‘Vishnu’ terus seperti bayangan di sekitar Meethi.

Tej yang kasmaran dengan Mukhta memberi alasan pada Yuvraj bahwa ia mendekati Mukhta agar bisa menyelamatkan Yuvraj dari kasus hukum yang berlaku. Mukhta akan menarik semua tuntutannya dan Yuvraj akan bebas. Yuvraj pun percaya.

Mukhta semakin tegas dengan niatnya untuk mengembalikan hak Ichcha sebagai istri dikeluarga Bundela. Ia bertindak tegas pada Nani yang masih mencoba menghasut Meethi agar membenci Ichcha. Nani pun ‘kabur’ dari rumah dan minta perlindungan Tej Singh Bundela.

Tej pun menyewakan sebuah kamar di sebuah hotel sederhana untuk Nani. Nani yang merasa status sosialnya tidak cocok dengan lingkungan hotel yang diberikan Tej. Tapi Tej mengingatkan Nani untuk tidak banyak bacot, nikmati aja yang ada karena situasi Nani tidak punya nilai tawar untuk saat ini. Nani dengan pongah bilang kalau dia tidak terbiasa berhutang pada orang lain, ia akan bayar semua yang dilakukan Tej nantinya.

Meethi yang dapat informasi menghilangnya Nani dari rumah, dari Meethi, jadi sedih. Ia merasa semakin sendirian, secara Nani yang dianggap mengerti dirinya saat ini, pun pergi. ‘Vishnu’ datang menghampiri Meethi yang sedang menumpahkan semuanya disebuah pinggiran danau.

Meethi tidak menunjukkan wajah terkejut karena Akash yang dianggapnya ‘Vishnu’ itu seperti bayangan darinya. Vishnu pun mengejek Meethi, kenapa kali ini Meethi tidak menumpahkan kekesalannya dengan menenggak minuman seperti biasanya? Meethi mengatakan bahwa minuman ternyata tidak membantunya menghilangkan ‘rasa sakit’.

Vishnu mengingatkan Meethi yang sudah memiliki segalanya, tapi masih bicara rasa sakit. Vishnu pun mengajak Meethi ke sebuah tempat yang akan bisa menghiburnya.

Nani pun diantar ke kamarnya oleh Tej. Tej memberitau maksudnya bahwa ia menolong Nani karena ingin menikahi Mukhta Rathore. Nani marah, jika Jogi mendengar apa yang diucapkan Tej, ia akan menarik lidah Tej.

Tej membela diri bahwa tak ada yang salah dengan keinginannya karena ia mencintai Mukhta dan akan membahagiakannya. Dia memaksa Nani untuk memberikan restu. Nani menolak. Tej bilang, semakin Nani menolak, semakin dia bersemangat mewujudkan keinginannya untuk menikahi Mukhta.

Mukhta sedang berjalan pulang setelah belanja sayuran dipasar. Bajaj dan kendaraan umum sedang mogok. Veer yang kebetulan lewat melihatnya dn menawarkan tumpangan. Mukhta yang ingat peringatan Kanha agar menjauh dari Veer dan keluarga Bundela lain demi kebaikan Ichcha, menolaknya. Veer jadi sedih dan beranggapan bahwa Mukhta tidak mempercayainya karena kelakuan Yuvraj.

Nani dan Chanda amprokan di restoran hotel. Chanda mengejek Nani yang sudah turun klas hingga terdampar dihotel seperti itu. Chanda memberitau bahwa ia akan menikah dalam waktu dekat dan berharap Nani masih hidup untuk menyaksikannya. Tej yang melihat semua itu dari kejauhan jadi cemas kalo-kalo Chanda membeberkan rahasia hubungan mereka.

Vishnu membawa Meethi ke tempat anak-anak yatim bersekolah, tepatnya Damini Pathshala. Meethi tidak menyadari hal itu. Vishnu memberitau bahwa anak-anak yatim itu tetap tersenyum walau hidup penuh kekurangan. Seorang guru menghampiri Meethi dan menebaknya sebagai anak Ichcha dan yakin juga punya jiwa besar kayak Ichcha. Meethi kesal begitu menyadari kemana sebenarnya Vishnu telah membawanya.

Divya coba merayu Jogi agar mencari Nani. Karena bagaimanapun dia sudah menganggap Nani sebagai ibunya sendiri, dan Nani pun sudah menganggapnya sebagai anak sendiri. Mereka tidak tau bagaimana keadaan Nani diluar rumah.

Melihat kegundahan neneknya, Mukhta pun menghubungi Nani. Nani yang sedang disuguhi pelayan yang membawakan makanan ke kamarnya mengeluhkan makanan yang disajikan. Mukhta mendengarkan semua ocehan Nani. Mukhta pun memperkeras volume ponselnya hingga Divya bisa mendengarkan kelakuan Nani yang sedang dikhawatirkan Divya itu. Mukhta pun menutup telpon yang belum sempat dijawab Nani.

Mukhta menegaskan pada Divya agar tak mencemaskan Nani yang sedang bersenang-senang di kamar hotel.

Nani yang sudah selesai dengan urusan pelayan, menelpon balik. Divya yang mengangkatnya dilarang oleh Mukhta dan Jogi. Divya menangis.

Mukhta kemudian mengangkat telpon dan bicara dihalaman. Nani mengomelinya karena memutuskan panggilan. Balik Mukhta yang memarahi Nani, ia memperingatakan Nani, ia akan bicara pada Nani jika Nani sudah menyadari kesalahannya.

Nani mengingatkan Mukhta bahwa dialah yang telah membesarkan Mukhta dan sekarang Mukhta menyuruhnya untuk minta maaf pada anak pembantu dirumah mereka, tidak akan.

Mukhta menegaskan, silahkan Nani memilih sikap itu, tapi kakek dan neneknya juga akan bersatu dengannya untuk tidak mau menerima Nani kembali sebelum sadar akan kesalahannya. Nani marah besar karena Mukhta sudah memperlakukannya seperti itu.

Meethi yang mendengar Mukhta bicara di ponsel dengan Nani minta bicara. Mukhta tidak memberikan dan mengingatkan Meethi untuk tidak perlu mengkhawatirkan Nani, karena Nani telah menyesatkan Meethi dengan air mata palsunya. Meethi tetap percaya bahwa Nani mencintainya. Mukhta mengingatkan Meethi agar cepat sadar dari sihir Nani.

Sementara Nani sangat marah pada Mukhta, ia merasa dihina oleh putri Tapasya itu. Dia mengambil foto Mukhta bersamanya dan membakar yang bagian adanya Mukhta, sambil menghubungi Tej dan mengatakan waktunya sudah tiba. Datang dan temui dia besok pagi. Tapi sampai semua terlaksana Tej harus tutup mulut. Tej terkejut mendengar kabar yang diluar dugaannya.

Yuvraj berusaha minta maaf pada Mukhta dikampus. Ia minta maaf untuk semua kesalahannya, juga kesalahan neneknya. Mukhta tak sudi, Yuvraj melakukan semua itu karena takut. Yuvraj memohon karena itu bisa menghancurkan hidupnya. Mukhta mengingatkan dengan hidupnya sendiri kalau dia sampai memaafkan Yuvraj, gadis-gadis akan mengutuknya. Mukhta tetap keukeuh kalo Yuvraj harus dihukum atas semua kesalahannya.

Yuvraj yang sudah mendengar pembicaraan Veer yang marah pada Gunwanti semakin keder. Ia bisa-bisa menghabiskan waktu 7 – 10 tahun membusuk dipenjara nantinya.

Tej sangat senang dengan kabar yang diterimanya. Nani meminta imbalan pada Tej.

Divya masih menyalahkan semua orang yang tidak mau memaafkan kesalahan Nani. Dia beranggapan bahwa semua orang di rumah hanya memikirkan Ichcha. Dulu Tapasya pergi juga gegara Ichcha, sekarang Nani pergi juga gegara Ichcha.

Damini tidak mau Ichcha disalahkan. Karena kesalahan itu berawal dari dirinya yang dulu meminta janji pada Ichcha kecil untuk selalu menjaga kebahagiaan Tapasya. Ichcha pun melakukan itu dengan mengorbankan semuanya. Divya tetap gondok.

Tej menyodorkan uang ke Nani. Nani yang mata duitan menyindirnya karena keluarga Bundela hanya bisa memberinya recehan untuk seorang Mukhta. Mereka tawar menawar hingga terjadi kesepakatan. *edaan, Nani ‘menjual’ Mukhta pada Tej*.

Nani mengingatkan Tej agar menyembunyikan rencana pernikahan itu dari semuanya, termasuk Chanda.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk membaca kelanjutannya :