Ashoka #141 06

Sementara itu, Dewi Dharma alias Dewi Shubadrangi juga bergegas menghampiri Chanakya yang berdiri ditengah ruangan rumahnya dengan wajah berfikir. Dharma mengungkapkan kegundahannya pada Chanakya dengan sedikit elosi, “itulah kenapa aku tidak ingin datang kesini! Ini, ini sudah aku duga sebelumnya, yang bersalah, sedang menuduh yang tidak bersalah! Aku yakin bahwa Yang Mulia, dia sangat yakin pada Dharmanya, dia sangat mencintainya, tapi yang terjadi saat ini, aku hanya tidak ingin ini akan berpengaruh pada Ashoka. Apa, apa yang harus kita lakukan Acharya?”.

Sebelum Chanakya bisa menjawab pertanyaan Dewi Dharma, terdengar suara Ashoka yang menyahut pertanyaan ibunya, “membantu Yang Mulia!”. Chanakya dan Dharma terkejut menatap kemunculan Ashoka di pintu ruangan mereka bicara. Ashoka melangkah masuk, Chanakay dan Dewi Dharma bersikap menunggu, apa saja yang sudah di dengar Ashoka, keduanya terlihat sangat tegang.

Ashoka menatap ibunya dan Chanakya bergantian. Ashoka kemudian bicara dengan nada sangat yakin, “dan aku sudah memutuskan hal itu bu. Aku tidak tega melihat kesedihan sahabatku, ia merasa sangat kesepian”. Dewi Dharma mendengar sambil menelan ludah. Ashoka menundukkan wajah sedihnya, “serangan dari musuhnya, sudah sangat menyakitkan dia, berapa banyak yang bisa ditahan? Ada saja musibah yang menimpanya, dia percaya bahwa Dewi Dharma tidak bersalah, dan aku percaya pada keyakinannya itu. Dan demi dia, aku akan mencarikan permaisuri kesayangannya itu bu”. Dharma semakin terkejut dalam diam mendengar dan melihat tekad yang ditunjukkan Ashoka.

Ashoka #141 09

Chanakya menatap Ashoka dengan wajah berfikir dan memilih mendengar dengan serius, sambil melirik Dharma yang menahan perasaan. Ashoka terus bicara, “karena aku ingin dia muncul dihadapan semua orang dan kebohongan para penyiasat bisa terungkap!”. Dharma semakin tak bisa berkata-kata menatap Ashoka yang masih saja mengungkapkan perasaannya, “aku ingin cinta Yang Mulia, bisa menang. Karena ku tahu, pertemua Dewi Dharma dan Yang Mulia akan membuat Yang Mulia bahagia”. Dharma semakin menahan perasaannya menatap Ashoka, air matanya hampir saja keluar.

Chanakya bertanya pada Ashoka seakan dia tidak tau Dewi Dharma, “bagaimana kau akan mencari dia, kau tidak tau apa-apa tentang Dewi Dharma. Bagaimana kau akan mengenalinya”. Ashoka dengan sikap optimisnya menjawab, “aku menemukan sesuatu Acharya, berdasarkan itu, aku bisa mencarinya”. Chanakya menatap keyakinan dimata Ashoka. Dharma terkesiap, ada kecemasan diwajahnya.

Ashoka menunjukkan separoh wajah dari patung Dewi Dharma yang ditemukannya, “aku dapatkan ini dari kamar Yang Mulia”. Chanakya menatap benda yang ditangan Ashoka dengan serius dan wajah mengernyit. Dharma terkejut. Ashoka membalikkan patung wajah Dewi Dharma yang walau tinggal separoh, wajah Dewi Dharma masih bisa terlihat. Ibu Ashoka bingung menatap Chanakya. Chanakya menatap wajah patung yang separoh yang ditunjukkan Ashoka dengan tatap mengernyit.

KLIKANGKA”  Halaman, dibawah  artikelTERKAITuntuk melihat foto dan kelanjutan kisahnya :