Ashoka di dalam ruangan, paham isyarat temannya, ia pun membuat suara burung dengan tangannya. Setelah itu, Ashoka bersuara dengan kencang, “Kau mengurung aku sendirian di dalam kamar!, *Subahu dan Vasunandhar mendengar*, Tidak ada jendela supaya aku melihat keluar! Tentu aku harus berbuat sesuatu untuk menghibur diriku!”.

Subahu berkata pada Vasunandhar, “Mereka mengurung Ashoka di sini”. Vasunandhar memberi ide, “Kita harus membebaskan dia”, sambil memperhatikan sekeliling. Ashoka di dalam ruangan diam, menunggu teman-temannya berbuat sesuatu diluar.

Vasunandhar dan Subahu melihat tumpukan karung tak jauh dari mereka berada, mereka berdua saling mengangguk. Kemudian seperti orang tergesa, keduanya berlari ke arah karung, pura-pura seperti mau mengangkatnya, padahal memastikan isinya. Si prajurit yang berjaga di depan pintu kamar tempat Ashoka di kurung hanya memperhatikan.

Ashoka #108 episode 98 23

Vasunandhar menoleh ke arah prajurit, “Hei! Apa yang kau lihat! Ayo kemari! Cepat bantu kami mengangkat karung-karung ini!”. Si prajurit hanya diam sambil berpikir. Subahu menambahkan ucapan Vasunandhar, “Kami ingin bawa untuk pesta pernikahan! Kami tidak punya waktu! Kalau kami terlambat, kami akan bilang gara-gara kau menjadi terlambat! Lalu apa yang akan dilakukan oleh ibu suri, kau pasti tau sendiri”. Si prajurit begitu mendengar nama ibu suri, langsung melangkah mendekat, menaroh pedangnya, membantu Subahu yang kesusahan mengangkat.

Sementara itu, Vasunandhar langsung berlari ke arah pintu ruangan Ashoka di kurung. Subahu sendiri memukul prajurit suruhan ibu suri Helena dengan karung kecil yang ada disitu. Vasunandhar kesulitan membuka gembok, mengambil batu, memukul gembok hingga terbuka. Membuka pintu, Ashoka tersenyum melihat kemunculan temannya itu. Bergegas ke pintu.

Ashoka kemudian melihat Subahu yang sibuk mengemasi prajurit yang tadi mengurungnya. Ashoka kemudian terpikir sesuatu, melihat pakaian yang dipakai Vasunandhar, menarik tangan temannya itu ke dalam ruangan, menutup pintu ruangan. Subahu sendiri menutup prajurit yang pingsan dengan karung yang ada disitu.

Ashoka #108 episode 98 24

Sementara di dalam ruangan, Ashoka dibantu berpakain oleh Vasunandhar. Mereka berdua berganti pakaian. Ashoka memakai pakaian bangsawan Vasunandhra, Vasunandhar memakai pakaian biasa Ashoka. Keduanya, setelah mengawasi keadaan, keluar dari ruangan. Subahu tersenyum menatap kedua temannya yang sudah berganti pakaian. Ashoka berpesan pada temannya, “Vasunandhar, pastikan tidak ada yang mengikutiku”. Vasunandhar mengangguk.

Cerita serial Ashoka episode selanjutnya, Ashoka yang berjalan dalam gelap, berteriak memanggil Chanakya, “Acharya! Acharya!”. Buk!, Ashoka terjatuh, topi bangsawan Vasunandhar yang dipakainya terlepas, ia cepat berdiri, melihat sekeliling, betapa terkejutnya Ashoka melihat Chanakya yang tak sadar dengan kaki, tangan terikat dan mulut ditutup kain. Sementara itu, Dharma bersembunyi dibalik tumpukan karung-karung yang ada dalam sebuah ruangan, menghindar dari kejaran Khorasan. Khorasan memasuki ruangan, Dharma menutup mulutnya agar tak bersuara. Khorasan menacut pedangnya, mengayunkannya. Dharma terpana.