Saras menyerahkan kalung pernikahan Kumud dengan tatapan penuh makna dan anggukan ikhlas sambil berkata,”kalung pernikahan bukan hanya untuk dipamerkan. Tapi mengandung makna hubungan pernikahan kau dan Pramad. Aku janji akan perbaikinya, untuk ayah dan ibumu”.

Mata Kumud berkaca-kaca.

Cinta mengaduk perasaan,  sulit untuk di raih, berat untuk dilepas, makan hati jika dibiarkan merana – dizaz jadi ikutan puitis 😳 –

***
Ayah Kumud menelpon ayah Pramad. Ia menyampaikan kata-kata bersayap. Ayah Pramad langsung paham kalau anak lelakinya itu sudah berulah dirumah mertuanya. Alak kembali menyesalkan pernikahan Kumud Pramad. Ayahnya bilang semua sudah terjadi.

Alak mengingatkan ayahnya, memangnya ayahnya ga merasa aneh, begitu menyetujui lamaran, besoknya mereka langsung datang ke acara pernikahan ke rumah Kumud. Ayahnya kan tidak pernah menyelidiki latar belakang Kumud. Semua tercenung. Kalika ikutan nguping semua pembicaraab keluarga itu.

***
Ibu Kumud gelisah, Hubungan suami itu bisa bertahan, kalau istri di dukung suami. Bagaimana Kumud akan memperbaiki semuanya? Dugba coba menenangkan bahwa mereka harus mempercayai Kumud. Ayah Kumud menambahkan, Kumud sudah berjanji akan menelpon kalau ada apa-apa.

Ibu Kumud tetap tidak tenang, kalau Kumud di depan mata mereka, bisa diawasi, ini jauh. Kumud itu anaknya, ia tau betul, ia akan menyembunyikan apapun yang bisa membuat ayahnya sedih, walau ia sudah berjanji untuk cerita. Ia akan tetap menutupi kesedihannya.

Kusum menawarkan diri untuk berkunjung ke rumah mertua Kumud. Vidyacatur diminta menyetujui, walau keluarga mertuanya tidak mengundang, sekarang kondisinya sudah berbeda.

***
Pesan moralnya kawans:

  • Jika sudah nyemplung ke dalam ikatan pernikahan. Tidak bisa seenaknya aja untuk disudahi. Efek ke dua keluarga besar yang harus dipikirkan. Bagi yang belum menikah, pikir dan putuskan dengan tenang ye ❤ .
  • Urusan Harga diri itu ternyata benar-benar pelik. Makanya harus hati-hati, jangan sampai melukai harga diri seseorang, apalagi dilakukan oleh seorang cewek terhadap cowok #eh.